etiology odontogenic infetion

source infectionpada dentoalveolar abses biasa berkembang dari lesi karies di dentin dan menyebarkan bakteri ke pulpa melalui tubulus dentin. Ketika kerusakan mencapai pulpa gigi. Infeksi dari sini dapat menyebar ke tulang pendukung pada abses periapikal dan kemudian bisa menyebar lagi menjadi subperiosteal. Pulpa merespon terhadap infeksi baik melalui inflamasi akut dimana pulpa secara cepat menjadi nekrosis atau melalu perkembangan abses lokalis kronik dengan sebagian besar pulpa masih tersisa jaringan hidup.Mikroorganisme dapat mencapai pulpa melalui berbagai cara, antara lain:

  1. traumatik fraktur akar atau pembukaan secara patologis karena pemakaian gigi
  2. melalui pulpa yang terbuka karena adanya trauma selama perawatan dental
  3. melalui membran periodontal dan saluran akar tambahan
  4. bakterimia
  5. abses  periapikal yang terjadi karena gigi non vital yang retak, trauma atau pengisian yang kurang sempurna
  6. periapikal dan abses periodontal yang terbentuk sebagai akibat dari gingivitis kronis dan melibatkan kurangnya tulang dan jaringan lunak(penyakit periodontal)-gigi dapat utuh sepenuhnya secara klinis dan radiograf
  7. gigi yang erupsi(terutama impaksi sebagian M3 bawah) dapat mengakibatkan inflamasi dan infeksi tepi flap gingival. Gigi yang erupsi akan tertunda dengan pembengkakan pus,etc di sekitar mahkota gigi impaksi
  8. akar tertinggal,supragingival,atau subgingival

bhalaji,texbook of oral maxilofacial surgery

Explore posts in the same categories: infeksi odontogenic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: