Klasifikasi Cleft lip dan palate


Cleft dapat terjadi secara unilateral maupun bilateral.

1.Simple Unilateral Cleft Lip ( SUCL )

Ridge alveolar intact  (utuh) cleft melibatkan bibir.

2.Complete Unilateral Cleft Lip Without Cleft Palate

Cleft melibatkan bibir dan alveolar ridge. Karakteristik pada cleft ini tanpa cleft palate adalah cleft meluas hanya sejauh foramen palatin anterior.

3.Simple Unilateral Cleft Palate ( SUCP )

Cleft hanya mempengaruhi velum atau palatum lunak.

4.Complete Cleft Palate ( CCP )

Pada cleft ini, baik paltum lunak maupun keras terpisah. Suatu complete palatal cleft diklasifikasikan unilateral, jika vomer melekat pada salah satu palatal shelve. Ketika vomer secara total terpisah dari palatal shelve, tepi bebas bawahnya dapat dideteksi diantaranya, cleft diklasifiasikan sebagai bilateral.

Sub mucosa cleft adalah palatum terisolasi. Terlihat adanya cleft yang hanya mempengaruhi uvula dan bagian palatum lunak. Pada kenyataannya, cleft ini meluas hingga velum dan ke dalam palatum durum hingga bagian terjauh foremen anterior palatine. Kondisi ini ditutupi oleh lapisan dobel – oral mukosa dan nasal mukosa.[1]

Klasifikasi davis dan Ritchie ( 1922 )

Group 1   :  Prealveolar cleft adalah unilateral, median or bilateral.

Group 2   :  cleft posterior alveolar meliputi hanya palatum lunak, paltum lunak dank eras atau cleft submukous.

Group 3   :  cleft alveolar yaitu unilateral, median atau bilateral.

Klasifikasi Veau ( 1831 )

Group 1   :  cleft hanya palumlunak saja.

Group 2   :  cleft palatum lunak dank eras, tidak meluas ke foramen insisivus, hanya meliputi palatum sekunder saja.

Group 3   :  complete unilateral cleft, meluas dari uvula ke foramen insisivus pada midline, kemudian deviasi ke satu sisi dan biasanya sampai ke alveolus pada gigi insisivus lateral.

Group 4   :  complete bilateral cleft, mirip group 3 dengan 2 cleft yang meluas dari foramen insisiv ke alveolus.[2]

Klasifikasi cleft palate dan cleft lip

1.Cleft lip

Kanan or kiri dengan atau tanpa melibatkan alveolar. ( C L)

Insiden : 25 %

2.Unilateral cleft lip and palate

Cleft yang terdapat pada sebelah kiri atau sebelah kanan dari premaxilla, melewati foramen insisivus, hingga ke palatum keras dan lunak.

Insiden : 40 %

3.Bilateral cleft lip and palate

Cleft melewati kedua sisi dari premaksila, melewati foramen insisiv, dan sampai ke palatum keras dan lunak.

4.Cleft palate

Cleft palate bias meluas ke foramen insisivus, sehingga membentuk midline cleft yang agak lebar. Cleft palate yang meluas ke posterior bias bervarisai dan hanya sebatas pada palatum lunak, contaohnya : submucous cleft ( terdapat lapisan otot pada palatum lunak ) bisa menunjukkan sedikit tanda – tanda cleft atau tidak ada sama kali.

5.Pierre robin syndrome

Sebuah syndrome yang meliputi cleft pada palatum keras dan lunak. 3 temuan klasik :

  • Cleft dari hard dan soft palate
  • Retrognati
  • Gangguan pernafasan


Explore posts in the same categories: Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: